KOMPAS.com- Demam berdarah dengue (DBD) masih
menjadi ancaman. Gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus
masih ampuh menyebarkan virus penyebab penyakit ini. Namun, penyakit demam
berdarah bukannya tak mungkin dihindari.
Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan
Masyarakat Indonesia (IAKMI), Husein Habsyi, SKM. MHComm menyatakan, dalam
mencegah gigitan nyamuk penyebab DBD adalah beberapa hal yang wajib untuk
diperhatikan. " Yang penting ketahui (waktu) saat menggigit, morfologi
hidup, dan selalu jaga kebersihan," katanya.
Nyamuk DBD, kata Husein, hanya menggigit
pada waktu tertentu. "Jam kerja" nyamuk adalah pagi hari pukul 9-10,
dan sore menjelang maghrib. Selebihnya, nyamuk cenderung berdiam di sarang.
Oleh karena itu, Husein menyarankan pemakaian anti nyamuk, khususnya pada
mereka yang berada di kawasan yang berisiko. Terutama pada musim pancaroba saat
larva nyamuk menjadi dewasa.

