Minggu, 09 Maret 2014

Photo Bakti Sosial Pascabanjir, RT.005/05 Pejaten Timur-Psr. Minggu Jakarta Selatan























































Bakti Sosial "Pengobatan Gratis" Pascabanjir


Jakarta (9/3/14) Bakti sosial dengan melakukan kegiatan Pengobatan Gratis pascabanjir yang dilakukan di halaman SMP Negeri 46, Jl. Rukun Ujung RT.005/05 Kelurahan Pejaten Timur-Pasar Minggu Jakarta Selatan, diikuti oleh 176 pasien. Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama "Lembaga Pendidikan Akupuntur-LADIKA" dengan "Alumni SMA Negeri 49 Jagakarsa Pasar Minggu dibantu oleh Ibu-ibu TIM PKK RW.05 serta pengurus RT dan RW05. Nampak warga di RT.005/05 sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, karena sejak bulan Januari hingga awal Maret mereka terkena musibah banjir sehingga banyak diantara mereka yang terkena penyakit maupun kelelahan. (Rahman)

Selasa, 18 Februari 2014

Sudiro, Pencetus Ide Pembangunan Monas



MONUMEN Nasional (Monas) merupakan salah satu proyek mercusuar Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno. Namun, ide besar pembangunan tugu kebesaran Bangsa Indonesia ini muncul dari gubernur DKI Jakarta kelima, Sudiro.

Sudiro menjabat sejak 1953 sampai 1959, meneruskan pendahulunya, Syamsurizal. Sebelum menjabat sebagai gubernur, pria kelahiran Yogyakarta, 24 April 1911 ini berprofesi sebagai seorang pendidik.

Saat diminta Presiden Soekarno untuk memimpin ibu kota, Jakarta masih bernama ‘Kota Praja Djakarta Raya'. Selain Monas, program unggulan Sudiro yang masih bisa dinikmati masyarakat Jakarta ialah pemecahan wilayah terkecil, yakni Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK). Kini lekat di telinga masyarakat sebagai Rukun Warga (RW).

Sudiro juga menetapkan pemecahan wilayah Jakarta menjadi tiga wilayah administratif dengan sebutan Kabupaten yang dikepalai oleh seorang Patih. Ketiga wilayah tersebut meliputi Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

Mengenai keinginan membangun Monas, Sudiro berniat melestarikan gedung-gedung bersejarah serta monumen yang ada di Jakarta. Meskipun, proyek ini baru terealisasi pada masa kepemimpinan Gubernur Soemarno Sosroatmodjo dan diresmikan oleh Presiden Soekarno.

Sudiro memutuskan tidak lagi menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala pemerintahan DKI Jakarta pada Desember 1959. Sudiro pun melanjutkan pekerjaannya sebagai pendidik.

Sudiro merasa menjadi pendidik merupakan pilihan hidupnya utuk memperjuangkan bangsa ini dari keterpurukan akan suatu pengetahuan dan informasi. Sudiro tutup usia saat umurnya menginjak 81 tahun, Sudiro meninggal pada tahun 1992. (ded)

Sumber: 
Diana Saraswati,  Jum'at, 16 November 2012 13:51 wib
http://jakarta.okezone.com/read/2012/11/16/507/719145/sudiro-pencetus-ide-pembangunan-monas

Senin, 20 Januari 2014

Banjir RT.005/05 Pejaten Timur 2014: Mencapai 4 Meter!

video

Sumber : http://video.news.viva.co.id/read/30847-ketinggian-banjir-di-pejaten-timur-capai-4-meter_1

Banjir, RT.005/05 Kel. Pejaten Timur, Januari 2014